------------------------------
Tampilkan postingan dengan label Hewan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hewan. Tampilkan semua postingan

Daftar 8 Hewan Peliharaan yang Baik Untuk Anak

Memelihara hewan dalam keluarga merupakan hal yang sangat positif terutama untuk anak. Memelihara hewan dapat mengajarkan anak cara bertanggung jawab dan peduli terhadap sesama dan lingkungannya. Ikatan dengan hewan peliharaan mampu menumbuhkan rasa cinta dan kegembiraan di tengah-tengah keluarga, bukan hanya untuk anak.
Dalam memilih hewan peliharaan untuk anak, banyak hal yang harus dipertimbangkan. Contohnya, kondisi rumah, jenis hewan, ketersediaan waktu untuk mengurus hewan peliharaan, hingga kondisi kesehatan anak (dalam hal ini alergi terhadap hewan tertentu). Namun semakin bervariasinya jenis hewan peliharaan, memberikan kita banyak pilihan dalam memilih hewan peliharaan yang tepat untuk anak dan keluarga. Berikut Daftar 8 Hewan Peliharaan yang Baik Untuk Anak :

1. Ikan

Ikan merupakan hewan peliharaan yang tidak membutuhkan banyak tempat. Hanya butuh sebuah akuarium kecil dan anda sudah siap untuk memelihara ikan. Untuk anak, jenis ikan yang paling populer untuk dijadikan peliharaan adalah ikan mas dan ikan cupang. Kedua ikan ini tidak membutuhkan banyak perhatian serta hanya memerlukan akuarium standar tanpa filter air dan pompa udara. Hanya perlu membersihkan akuariumnya setiap minggu serta memberi makan secara teratur.
Perlu diingat, tetap mengawasi kualitas air di akuarium dan memperhatikan agar anak tidak memasukkan mainan ataupun makanan mereka yang dapat mencemari air di dalam akuarium. Serta, mengawasi pemberian makanan agar tidak berlebihan dan makanan yang tidak cocok buat ikan.

2. Burung

Burung merupakan peliharaan yang cocok untuk keluarga, bahkan untuk balita, namun memerlukan bantuan orang dewasa untuk mengurus seekor burung. Jenis burung yang baik untuk anak seperti burung kenari, burung kakaktua, serta burung parkit. Setiap jenis burung mempunyai karakteristik dan cara perawatan yang berbeda-beda, jadi sebaiknya memilih burung bukan berdasarkan warna bulunya, melainkan berdasarkan karakteristiknya. 
Perlu diingat, burung memerlukan kandang yang cukup luas untuk sedikit terbang dan merenggangkan sayap mereka. Kandang burung sebaiknya dibersihkan seminggu sekali serta memberikan makanan dan air yang segar secara reguler. Burung merupakan hewan yang cukup rapuh dan tidak menyukai gerakan yang tiba-tiba atau suara yang mengagetkan. Memelihara burung juga membutuhkan komitmen karena mereka dapat hidup dalam jangka waktu yang lama. 

3. Kelinci

Kelinci merupakan hewan yang sangat menggemaskan dan dapat menghibur keluarga terutama anak anda. Hanya dengan menyaksikan aktifitas mereka, dapat membuat anda merasa terhibur, seperti melompat, makan, hingga saat mereka tidur. Kelinci juga merupakan hewan yang tenang dan tidak berisik serta menyukai segala jenis sayuran dan buah, yang dapat menjadi contoh yang baik buat anak anda.
Namun perlu diingat, dibutuhkan bimbingan dan pengawasan orang tua dalam memelihara kelinci. Hewan menggemaskan ini sangat mudah "dicintai" oleh semua anak kecil, dalam hal ini termasuk memegang, memeluk, dan mengangkat kelinci kemana-mana. Hal ini dapat membuat kelinci menjadi takut dan tidak aman yang dapat mengakibatkan kelinci akan menggigit, menendang, hingga mencakar jika mereka merasa terancam. Kelinci sangat tidak suka diangkat atau dikejar dan dengan mudah dapat membuat mereka menjadi stres. Akan tetapi dengan pengawasan serta bimbingan yang tepat dari orang tua, anak yang mampu memelihara kelinci dengan baik, akan menjadi pribadi yang peduli dengan binatang hingga mereka dewasa.

4. Kucing

Kucing merupakan peliharaan yang tenang, manja, dan sangat menggemaskan. Kucing tidak begitu menyukai aktifitas di luar rumah sehingga cocok bagi keluarga yang memiliki luas rumah yang terbatas. Kucing juga terbiasa melakukan aktifitasnya sendiri dan tidak membutuhkan perhatian setiap saat.
Namun perlu diingat, meskipun membutuhkan sedikit perhatian, memelihara kucing tetap membutuhkan komitmen dalam hal perawatan. Pemberian makanan juga harus diperhatikan karena beberapa makanan manusia bisa sangat berbahaya bagi kesehatan kucing. Tingkah anak yang terlalu aktif di sekitar kucing, seperti melakukan gerakan tiba-tiba, berteriak, mengejar kucing, atau memegang kucing secara kasar, akan membuat kucing merasa tidak nyaman dan dapat membuat kucing menjadi agresif. Hal ini berpotensi membuat kucing mencakar hingga menggigit. Jadi orang tua sebaiknya mengawasi anak ketika bermain dengan kucing.

5. Hamster

Binatang pengerat ini sangat cocok untuk anak balita. Hamster sangat menghibur, tidak menyita waktu, biaya, serta tenaga yang berlebih, namun tetap membutuhkan orang dewasa dalam perawatannya. Ukurannya yang kecil akan sangat memudahkan dipelihara karena hanya memerlukan kandang yang tidak begitu besar. Hamster juga merupakan hewan nokturnal, jadi mereka akan tetap tidur ketika semua anggota keluarga sedang beraktifitas di siang hari.
Namun perlu diingat, perhatikan dengan baik kebersihan kandang dari hamster anda. Ganti serutan kayu atau potongan kertas yang anda jadikan alas kandang paling tidak dua kali seminggu. Selain membuat hamster tetap hangat, alas kandang tersebut berguna untuk membersihkan bulu hamster, tempat untuk membuang kotoran, serta berguna untuk menyerap air seni. Hindari memberikan beberapa jenis makanan seperti coklat, jeruk, bawang, kafein, serta makanan dengan aroma yang kuat, karena sangat berbahaya bagi kesehatan hamster hingga dapat menyebabkan kematian.

6. Kura-Kura

Reptil yang satu ini sangat cocok untuk anak karena kura-kura cukup tentang dan tidak menyebabkan alergi. Namun tidak semua jenis kura-kura baik untuk dijadikan peliharaan, terutama karena usia kura-kura yang dapat mencapai puluhan tahun. Untuk anak, sebaiknya memilih kura-kura berukuran kecil seperti kura-kura hijau atau kura-kura brazil. Hewan imut dan eksotis ini hanya membutuhkan kandang mini yang bisa anda letakkan di setiap sudut rumah anda.
Perlu diingat, kura-kura merupakan hewan amphibi, dan membutuhkan air untuk berenang serta tempat kering untuk beristirahat. Ukuran akuarium untuk kura-kura juga harus diperhatikan. Tingginya minimal 3-4 kali dari tinggi kura-kura serta lebar yang tidak terlalu sempit dan cukup bagi kura-kura untuk berenang. Untuk makanan, sebaiknya diberikan pelet, atau bisa dikombinasikan dengan cacing atau ikan. Jangan memberikan sayuran, karena dapat menyebabkan masalah pencernaan bagi kura-kura.

7. Marmut

Marmut atau Guinea Pig, bisa menjadi teman terbaik buat anak anda. Marmut termasuk hewan yang ramah dan lembut. Marmut dapat melatih rasa tanggung jawab anak terhadap hewan peliharaan karena marmut adalaah hewan yang sangat sabar dan tidak suka menggigit. Marmut juga sangat suka digendong. Buat anak yang overaktif, marmut merupakan pilihan yang tepat karena anak dapat belajar menjadi sabar dan penuh kasih sayang dari seekor marmut.
Namun perlu diingat, marmut merupakan jenis hewan sosial sehingga sebaiknya anda memelihara lebih dari satu marmut. Atau paling tidak bermainlah bersama marmut anda beberapa kali sehari, seperti diajak bicara, digendong, ataupun dielus-elus. Jika marmut merasa kesepian, ia akan menjadi depresi sehingga tidak mau makan, bergerak, dan lain-lain. Perhatikan kebersihan kandangnya dan jauhkan benda-benda yang mengandung racun karena marmut sangat suka mengunyah benda-benda yang ada di kandangnya. Sama seperti hamster, usahakan membersihkan kandangnya dan mengganti lapisan alasnya (jika menggunakan serbuk kayu) minimal seminggu sekali.

8. Anjing

Sudah lama diketahui bahwa "Anjing adalah sahabat terbaik manusia", termasuk buat anak anda. Memiliki anjing bagi seorang anak, akan terasa seperti memiliki sahabat sendiri, karena mereka dapat saling menjaga satu sama lain, serta menambah rasa percaya diri seorang anak. Anjing dengan cepat memahami ketika pemiliknya sedang sedih dan kesepian. Anak-anak juga bisa belajar menjadi lebih memahami perasaan orang lain jika mereka memelihara seekor anjing sejak usia dini. 
Namun, anjing membutuhkan perawatan yang paling intensif diantara semua hewan peliharaan. Dibutuhkan komitmen serta jadwal yang teratur untuk merawat anjing seperti, mengajaknya jalan, memberi makan, mengajak bermain, membersihkan, hingga perawatan kesehatan untuk anjing. Usahakan agar tetap mengawasi anak anda jika sedang bermain dengan anjing terutama jika anak anda masih balita. Meskipun anjing merupakan hewan yang ramah, namun, jika merasa terganggu atau tidak diperlakukan dengan baik, anjing akan bersikap agresif bahkan akan menggigit. Perhatikan cara anak memeluk dan menyentuh anjing karena, hal ini bisa dianggap ancaman oleh anjing dan akan berusaha melindungi dirinya. Jangan biarkan anak memukul, menendang, meninju, ataupun mengganggu anjing, serta jangan biarkan anak meniup wajah anjing atau menatapnya terlalu dekat karena hal-hal tersebut akan membuat anjing terprovokasi dan beresiko menjadi agresif. Namun, jika anak anda dapat merawat anjing dengan baik, anjing tidak hanya menjadi hewan peliharaan, tetapi juga akan menjadi bagian dari keluarga anda.

Daftar 8 Hewan Tercepat di Dunia

Seberapa cepat anda dapat berlari? Penelitian menyebutkan bahwa manusia dapat mencapai kecepatan maksimal 40 mil/jam atau sekitar 65 km/jam. Namun rata-rata kecepatan dalam perlombaan lari adalah sekitar 20-25 km/jam atau 12-15 mil/jam. Rekor manusia tercepat saat ini dipegang oleh Usain Bolt dengan kecepatan 44.72 km/jam (27.79 mil/jam).
Meskipun demikian, kecepatan tersebut tertinggal jauh dari kecepatan beberapa hewan-hewan tercepat di planet bumi. Hewan-hewan tersebut meliputi hewan yang bergerak dengan sayap (terbang), bergerak dengan kaki (berlari), hingga yang bergerak dengan sirip (berenang). Beberapa dari mereka dibangun dengan bentuk fisik yang sedemikian rupa untuk membantu mereka baik sebagai predator, bermigrasi, bahkan untuk menghindari predator. Berikut Daftar 8 Hewan Tercepat di Dunia :

1. Peregrine Falcon (322 km/jam)

Burung Peregrine Falcon (Falco Peregrinus) merupakan hewan tercepat yang ada di planet bumi. Kecepatannya ketika berburu secara normal rata-rata mencapai 322km/jam. Ditambah dengan kemampuannya menukik dengan kecepatan tinggi dan penglihatan yang sangat tajam, membuatnya menjadi burung predator yang cukup menakutkan.
Peregrine Falcon memiliki panjang tubuh berkisar antara 35-58cm dengan lebar sayap 80-120cm. Wilayah populasinya meliputi wilayah arktik hingga daerah tropis dan dapat dijumpai hampir di semua daerah di dunia, kecuali wilayah kutub dengan cuaca ekstrim, gunung yang sangat tinggi, dan sebagian besar hutan hujan tropis. Hal ini membuatnya menjadi predator yang paling banyak tersebar di dunia dan merupakan salah satu jenis burung dengan spesies terbanyak yang pernah ditemukan.

2. Golden Eagle (190 km/jam)

Golden Eagle atau Elang emas (Aquila chrysaetos) adalah salah satu burung elang yang berada di Belahan Utara. Seperti semua elang, elang ini masuk kedalam famili Accipitridae. Elang ini menyebar di Amerika Utara, Eropa dan Asia. Burung ini memiliki panjang tubuh lebih dari 1 meter. Elang Emas dilengkapi dengan sayap panjang dan lebar dengan lekukan mirip-jari di ujung sayapnya. Saat elang emas menemukan calon mangsanya, ia mendadak segera menukik sambil sedikit merapatkan sayapnya sehingga kecepatannya bertambah. Kecepatan terbangnya saat menukik bisa mencapai 200 mil/jam, jauh lebih cepat ketimbang saat ia terbang biasa di mana kecepatan maksimalnya hanya 80 mil/jam. Begitu sudah berhasil mencapai posisi mangsanya, burung elang emas kemudian akan menggunakan cakarnya yang kuat untuk menangkap & melukai mangsanya hingga lumpuh atau tewas di tempat.

3. Spine Tailed Swift (171 km/jam)

Spine-tailed swift (Hirundapus caudacutus) merupakan burung pemakan serangga yang sebagian besar berkembang biak di bukit-bukit berbatu di Asia Tengah dan Siberia Selatan. Burung ini membangun sarangnya di celah-celah batu karang di tebing atau di lubang pohon dan memiliki kaki yang sangat pendek yang hanya mereka gunakan untuk menempel pada permukaan vertikal. Spine Tailed Swift juga dikenal menghabiskan sebagian besar hidupnya di udara dan sangat jarang bahkan tidak pernah berada di tanah. Kecepatan terbangnya mencapai 171 km/jam (105 mil/jam). Namun, dalam hal tenaga, Spine Tailed Swift merupakan burung tercepat yang hanya mengandalkan kekuatan kepakan sayapnya untuk mencapai kecepatan maksimum.

4. Frigate Bird (153 km/jam)

Frigate Bird (Fregatidae) secara luas tersebar di sepanjang wilayah Atlantik tropis. Mereka memiliki koloni berkembang biak di pohon-pohon di Karibia, Florida serta di Kepulauan Tanjung Verde. Ini merupakan burung laut yang berkembang biak sepanjang pantai Pasifik Amerika dari Meksiko kemudian ke Ekuador yang juga termasuk Kepulauan Galapagos. Frigate Bird diberkati dengan lebar sayap terbesar berdasarkan rasio berat badan membuat mereka dapat berada di udara dalam waktu yang lama. Frigate Bird mampu terbang dengan kecepatan tertingginya hingga 153km/jam.

5. Spur Winged Goose (142 km/jam)

Spur Winged Goose (Plectropterus gambensis) termasuk dalam keluarga Anatidae, memiliki hubungan dengan angsa atau bebek. Merupakan unggas terbesar di Afrika bahkan di Dunia. Sebagian besar hidup pada lahan basah di seluruh sub-Sahara, Afrika. Rata-rata bisa mencapai tinggi 30-45 inci (75-115 cm) dan berat hingga 5-8 kg. Spur Winged Goose juga melakukan migrasi beberapa ratus kilometer pada saat pergantian musim. Kecepatan terbangnya mencapai 142 km/jam.

6. Black Marlin (130 km/jam)

Black Marlin (Istiompax Indica) merupakan ikan tercepat yang ada di bumi. Kecepatan berenangnya mencapai 130 km/jam, dan mengalahkan Sailfish (Ikan Layar) sebagai ikan tercepat kedua dengan kecepatan 110 km/jam. Ikan Black Marlin juga merupakan Ikan Terbesar dengan ukuran 4,65 meter dan berat 750kg. Ikan Black Marlin biasanya hidup di Samudera Atlantik dan Samudera Pasifik.

7. Cheetah (120 km/jam)

Cheetah (Acinonyx Jubatus) merupakan hewan tercepat di daratan. Kemampuan berlarinya mencapai 120 km/jam. Cheetah memiliki kaki panjang yang kuat dan membantunya mendapatkan kecepatan ini dalam waktu yang singkat. Cheetah merupakan tipe sprinter yang akan melakukan serangan pada mangsanya dan berusaha melumpuhkannya dalam waktu singkat. Kecepatan yang dikombinasikan dengan kelincahan membuatnya menjadi predator yang merupakan ancaman yang serius bagi mangsanya. Namun, kecepatan dan kelincahannya tidak diimbangi dengan kekuatan. Ia termasuk berukuran tubuh lebih kecil dibandingkan kucing-kucing predator lainnya seperti harimau, singa, dan macan. Jika dalam perburuannya bertemu dengan predator lain, Cheetah akan cepat menyerah dalam hal memperebutkan mangsa. Junlah populasi Cheetah juga semakin menurun dari tahun ke tahun, sehingga perlu dilakukan program yang serius untuk mencegah kucing yang menakjubkan ini mengalami kepunahan.

8. Sailfish (110 km/jam)

Sailfish atau ikan layaran hidup di perairan hangat di semua wilayah lautan di dunia, dan sebagian besar terdapat di laut Atlantik dan wilayah Indo-Pasifik. Sailfish dikenal mempunyai dua spesies yakni Atlantic sailfish (Istiophorus albicans) dan Indo-Pacific sailfish (Istiophorus platypterus).
Bentuk tubuhnya yang panjang hingga 11 kaki membantunya berenang dan menyelam dengan cepat. Kecepatannya mencapai 110 km/jam. Sailfish memanfaatkan kecepatannya berenang untuk melarikan diri dari predator seperti Gurita dan Lumba-Lumba. Sailfish dikenal dengan karakteristik siripnya yang menyerupai layar (sail) yang hanya digunakan saat merasa terancam atau sedang bersemangat.

Daftar 8 Teori Penyebab Punahnya Dinosaurus

Dinaosaurus merupakan hewan purbakala yang merupakan vertebrata dominan di bumi sekitar 230 juta tahun yang lalu. Mereka mendominasi bumi sekitar 135 juta tahun dan kemudian musnah akibat peristiwa kepunahan Kapur-Paleogen (Cretaceous-Paleogen (K-Pg)). Peristiwa yang terjadi sekitar 66 juta tahun yang lalu tersebut menyapu sekitar 80% dari kehidupan bumi, dan belum bisa dipastikan apa sebenarnya penyebab peristiwa tersebut. Banyak spesies, yang paling terkenal dinosaurus, punah dalam peristiwa tersebut, sementara spesies yang selamat mengalami transformasi radikal. Para ilmuwan telah lama memperdebatkan penyebab salah satu kepunahan massal terbesar dalam sejarah ini. Telah banyak teori yang dikemukakan, namun belum ada yang 100% dipercaya menjadi penyebab terjadinya peristiwa tersebut. Berikut ini merupakan Daftar 8 Teori Penyebab Punahnya Dinosaurus :

1. Asteroid

Banyak teori penyebab kepunahan dinosaurus dipercaya merupakan dampak dari  tumbukan asteroid, dan teori ini merupakan salah satu teori terkemuka yang banyak dipercaya sebagai penyebab utama punahnya dinosaurus. Disebut juga sebagai hipotesis Alvarez, yang dikembangkan oleh fisikawan pemenang hadiah nobel Luiz Alvarez, anaknya seorang geologis Walter Alvarez, dan dua ahli kimia, Frank Asaro dan Helen Michels. Tim ini menemukan tingkat yang sangat tinggi dari iridium di lapisan sedimen di mana batas Cretaceous-Paleogen ditemukan. Iridium jarang ditemukan dalam lapisan kerak bumi, tapi umum pada asteroid.
10 tahun setelah teori ini dipublikasikan, pata peneliti menemukan kawah Chicxulub di Meksiko. Hantaman asteroid berukuran 10 km itu melepaskan energi sebanyak 100 triliun ton TNT, miliaran kali bom Hiroshima dan Nagasaki. Kira-kira merupakan dimensi yang sudah dikalkulasikan oleh Alvarez dan timnya.
Diyakini bahwa hantaman asteroid ke bumi menghasilkan debu yang memenuhi atmosfer danmenghalangi sinar matahari selama beberapa dekade. Hal ini menyebabkan perubahan iklim besar-besaran. Ditambah dengan kebakaran hutan yang menambah kegelapan abu dan asap yang memenuhi atmosfer. Semua faktor ini membuat kehidupan menjadi mustahil bagi dinosaurus.

2. Seleksi Alam

Sebuah teori yang kurang dramatis adalah bahwa dinosaurus tidak mati dengan 1 pukulan dalam sebuah peristiwa, melainkan punah secara bertahap selama jutaan tahun karena persaingan dengan mamalia. Mamalia, yang mulai menjadi makhluk yang lebih kompleks, lebih baik dalam menemukan makanan, dan mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan.
Perbedaan utama antara mamalia dan dinosaurus adalah bahwa mamalia tidak bertelur. Mamalia membawa bayi mereka di dalam rahim, yang jauh lebih aman daripada meletakkan telur yang akan rentan terhadap predator. Seekor dinosaurus yang baru lahir berukuran relatif kecil dan akan tumbuh sampai ukuran yang sangat besar, yang berarti mereka membutuhkan banyak makanan. Sebaliknya, pertumbuhan mamalia relatif lebih kecil dibanding dinosaurus sehingga tidak membutuhkan banyak makanan. Teori ini menjelaskan mengapa dinosaurus punah tetapi mamalia selamat dari peristiwa kepunahan.

3. Serangan Penyakit

Setelah meneliti fosil nyamuk dan kutu yang terjebak dalam damar, Dr. George Poinar dari Universitas Oregon mengatakan bahwa kuman dan bakteri mulai muncul pada masa-masa kepunahan dinosaurus, dan kemungkinan besar dinosaurus yang bertubuh sangat besar dibunuh oleh wabah berukuran mikroskopis. Penyakit dipercaya membunuh dinosaurus karena mereka tidak memiliki sistem imun/sistem kekebalan tubuh dan mereka berkembang dengan sangat lambat. Serangga akan mentransfer penyakit kepada semua dinosaurus sampai mereka punah. Tetapi mamalia mampu bertahan karena mereka memiliki sistem kekebalan yang mampu melawan beberapa jenis penyakit.

4. Hypercanes

Hypercane atau extreme hurricane (badai yang ekstrim, diperkirakan 2 kali lebih dahsyat dari badai) bisa terbentuk jika suhu laut mencapai sekitar 50⁰C (122⁰F), yaitu 15⁰C (27⁰F) lebih hangat dari suhu laut terpanas yang pernah tercatat. Professor dari MIT, Kerry Emanuel, menggunakan simulasi komputer berteori bahwa hypercane ini bisa terjadi jika asteroid menyebabkan 40-50 mil wilayah laut memanas hingga 50⁰C (122⁰F). ini akan menciptakan badai begitu kuat sehingga angin akan mencapai kecepatan lebih dari 600mph. Sebagai perbandingan, badai tip (thypoon tip), badai terkuat sepanjang sejarah yang pernah tercatat yang terjadi pada tahun 1979, memiliki kecepatan angin mencapai 190mph atau kurang dari sepertiga dari kecepatan angin selama hypercane.
Selama kondisi memungkinkan, hypercane akan terus terbentuk, yang berarti sebagian besar dinosaurus manghadapi badai ini. Namun, yang paling berbahaya adalah puncak badai, yang akan mencapai 40 mil. Hal ini akan membawa air ke lapisan stratosfer dan merusak lapisan ozon, yang akan membunuh semua makhluk hidup yang tidak bisa menemukan tempat untuk berlindung hingga lapisan ozon terbentuk kembali.

5. Perubahan Ketinggian Permukaan Air

Terdapat 5 tahap kepunahan atau disebut juga 5 mass extinctions yang dihubungkan dengan perubahan lingkungan yang terjadi karena perubahan ketinggian air laut. Seorang ahli geologi dari Universitas Wisconsin-Madison, Shanan Peters, mengatakan bahwa salah satu penyebab yang bertanggung jawab atas kelima peristiwa kepunahan adalah perubahan permukaan air laut. Bumi yang terbentuk sekitar 450 juta tahun yang lalu sudah terus berubah. Akibatnya, massa tanah dan lautan telah berevolusi. Dan setiap kali kepunahan massal terjadi, hal ini berkorelasi dengan perubahan permukaan air laut. Sementara kehidupan air laut yang paling terkena dampaknya, hal ini juga mempengaruhi kehidupan makhluk hidup di darat. Di beberapa daerah akan mengalami banjir besar. Pada skala global, siklus air laut akan berubah secara radikal dan drastis yang mempengaruhi lingkungan di mana hewan darat hidup, makan dan minum.

6. Komet

Sebuah teori yang diungkapkan sekitar tahun 1980 yaitu bahwa kepunahan dinosaurus disebabkan oleh berbagai bencana yang merupakan dampak dari sebuah komet. Komet terdiri dari es, debu, bebatuan, dan senyawa organik, sedangkan asteroid biasanya terdiri dari logam dan batuan. Komet juga lebih kecil dan bergerak jauh lebih cepat.
Para pengamat mengatakan bahwa sebuah komet tidak akan cukup besar untuk menyebabkan kawah Chicxulub. Namun, para peneliti mengatakan bahwa jika komet itu bergerak cukup cepat, komet tersebut dapat menyebabkan kawah sebesar Chicxulub. Tidak hanya itu, tetapi juga akan mengirim lebih banyak debu dan puing-puing ke udara dibandingkan dengan asteroid. Hasil akhirnya akan menyebabkan hal yang sama, tetapi pernyataan ini masih diperdebatkan.

7. Letusan Gunung Berapi

Salah satu teori yang dipercaya menjadi penyebab punahnya dinosaurus adalah letusan gunung berapi terbesar yang terjadi sekitar 66 juta tahun yang lalu, atau dikenal sebagai Deccan Traps. Deccan Traps terjadi di tempat yang sekarang India. Letusan tersebut memuntahkan sulfur ke udara selama 10ribu tahun – 10 kali lebih besar emisi yang dihasilkan ke udara dibandingkan dengan asteroid. Hal ini menyebabkan pemanasan global yang luar biasa dan pengasaman lautan. Teori yang telah diungkapkan puluhan tahun ini, diperkuat di tahun 2009, ketika perusahaan-perusahaan pengeboran minyak di bawah permukaan laut di lepas pantai timur india menemukan lava berumur ribuan tahun yang mengandung sedimen. Hasil analisa dari sedimen tersebut menemukan fosil dari jaman kepunahan K-Pg.

8. Gabungan Peristiwa

Banyak peristiwa yang diungkapkan terjadi dalam rentan waktu yang singkat. Sementara para peneliti memperdebatkan apa penyebab utama dari kepunahan dinosaurus, mereka tidak menyangkal bahwa peristiwa besar lainnya dapat terjadi juga. Misalnya, ada bukti adanya asteroid atau komet yang menabrak bumi dan letusan gunung berapi yang terjadi di sekitar waktu yang sama. Juga, jika asteroid menghantam bumi, hypercane dan badai api bisa dimulai. Jika ada yang selamat, penyakit dan perubahan permukaan laut akan menghancurkan, dan mereka mungkin tidak akan mampu bersaing dengan mamalia. Dengan begitu banyak bencana yang terjadi dalam periode waktu yang singkat, makhluk berotak kecil ini akan kewalahan untuk bertahan hidup dan berakhir dengan kepunahan.

Daftar 8 Makanan yang Berbahaya Bagi Kucing

Beberapa makanan yang dimakan manusia, bahkan anjing, bisa menimbulkan bahaya bagi kucing karena sistem metabolisme kucing yang berbeda. Beberapa dapat menyebabkan gangguan pencernaan ringan, sisanya dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang parah hingga menyebabkan kematian. Berikut ini merupakan Daftar 8 Makanan yang berbahaya bagi kucing :

1. Makanan Berlemak dan Tulang

Pastikan bahwa anda tidak memberi makan kucing anda dengan tulang-tulang yang tidak bisa dicerna dan lemak pada daging. Lemak mentah  maupun yang dimasak sangat berbahaya bagi kucing karena dapat menyebabkan gangguan pada usus, menyebabkan muntah, dan diare. Pencernaan kucing juga sangat sensitif, sehingga tulang-tulang yang tidak bisa dicerna sebaiknya tidak diberikan pada kucing, karena dapat menyebabkan kucing anda tersedak bahkan bisa melukai sistem pencernaan mereka.

2. Telur mentah

Jika anda memiliki banyak stok telur di dapur anda, pastikan bahwa anda menyimpannya di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan kucing. Faktanya, kucing seharusnya tidak diberi makan telur mentah karena ini sangat berbahaya bagi mereka. Telur mentah memiliki kemungkinan mengandung bakteri Salmonella. Hal ini dapat menyebabkan masalah pada kulit kucing.

3.  Permen dan Permen Karet

Kucing tidak diperbolehkan untuk memakan beberapa jenis permen, permen karet, pasta gigi, dan beberapa kue yang mengandung xylitol. Makanan yang mengandung xylitol sebaiknya tidak diberikan kepada kucing karena dapat menyebabkan gangguan hati pada kucing peliharaan anda. Xylitol dapat meningkatkan jumlah insulin dalam tubuh, hal ini dapat menyebabkan gula darah pada kucing menurun. Hal ini juga dapat menyebabkan kejang pada kucing.

4. Coklat

Coklat termasuk makanan favorit bagi beberapa orang, tetapi membaginya dengan kucing anda akan berdampak sangat buruk. Coklat mengandung zat theobromine yang sangat beracun bagi kucing. Ketika kucing memakan makanan yang mengandung coklat, mereka akan mengalami irama jantung abnormal, tremor, kejang, bahkan bisa menyebabkan kematian.

5. Kafein

Semua makanan yang mengandung kafein sangat berbahaya bagi kucing anda. Seperti teh, kopi, soft drink, es krim, dsb. Kucing yang mengkonsumsi kafein akan mengalami kegelisahan, napas cepat, jantung berdebar-debar, kejang pada otot hingga seluruh tubuh.

6. Bawang, Bawang putih, dan Daun Bawang

Makanan yang mengandung bawang seharusnya diajauhkan dari kucing anda karena dapat menyebabkan efek yang buruk bagi kesehatan kucing anda. Bawang mengandung sulfoksida dan disulfida, yang dapat merusak sel-sel darah merah dan menyebabkan anemia.

7. Alkohol

Semua makanan yang mengandung alkohol sangat dilarang untuk kucing anda. Seperti halnya manusia, alkohol dapat mempengaruhi fungsi hati dan fungsi otak. Karena bertubuh lebih kecil, alkohol dalam jumlah yang sedikit mampu menyebabkan masalah yang fatal bagi kesehatan kucing anda. Dua sendok makan wisky dapat menyebabkan koma pada kucing seberat 5 pon. Tidak diragukan lagi bahwa konsumsi alkohol lebih dari jumlah tersebut pasti akan membunuh kucing anda, sehingga alkohol sangat beracun bagi kucing.

8. Susu dan produk susu lainnya

Hal ini sangat mengejutkan mengetahui bahwa susu dan produk susu merupakan salah satu makanan paling beracun untuk kucing ketika makanan ini dikatakan makanan sehat. Susu sebenarnya baik diberikan kepada anak kucing tetapi tidak untuk kucing dewasa. Kandungan laktosa yang terdapat pada susu tidak dapat ditolerir oleh pencernaan kucing yang sudah dewasa. Laktosa pada susu dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan menyebabkan diare pada kucing.